6 Hal yang Tidak Dapat Dibeli dengan Gaji

Jika kita memiliki pekerjaan yang bisa memberi kita manfaat yang berarti, bahkan dapat menyambung hidup kita. Tapi apa sifat dari pekerjaan yang bermakna? Beberapa dekade penelitian telah dilakukan untuk menemukan jawabannya, dan ketika sosiolog Brent Rosso membandingkan semuanya, ia menemukan enam karakteristik yang dapat membantu. Itu berarti hampir semua pekerjaan bisa bermakna, setiap orang pasti dapat menemukan maknanya dengan cara yang berbeda.

1. Keaslian/otentik
Pergi bekerja membuat Anda merasa seperti Anda mengakses “diri sejati“ Anda. Anda mungkin bekerja di sebuah perusahaan dengan visi yang sejalan dengan nilai-nilai pribadi Anda atau “panggilan jiwa”. Misalkan, seseorang yang mencintai alam yang bekerja di badan amal konservasi. Keaslian mungkin juga berasal dari interaksi sosial – pekerjaan Anda memberi Anda panggung yang sempurna untuk menjadi diri sendiri, seperti seorang ´ekstrovert´ yang bekerja di bidang penjualan.

2. Agensi/Perantara
Anda dapat menjadi proaktif di tempat kerja, membuat keputusan yang signifikan dan merasa seperti “membuat perbedaan”. Perasaan ini menyentuh keinginan kita untuk percaya bahwa kita mempunyai ”kehendak bebas”. Misal, ketika bos menawarkan program dukungan di mana karyawan dapat saling membantu dengan apa pun mulai dari nasihat hingga pengasuhan anak, orang yang memberi menjadi lebih berkomitmen kuat pada organisasi. Hal ini mungkin berhasil karena orang melihat diri mereka memiliki pengaruh.

3. Harga Diri
Pekerjaan Anda membuat diri merasa berharga. Jika Anda dapat melihat tonggak pencapaian, tidak peduli seberapa kecil pencapaiannya, Anda cenderung merasa seperti aset yang berguna. Ini menunjukkan jika pekerjaan yang meluas tidak akan bermakna. Di sisi lain, itu tidak harus semua tentang individual: orang dapat menemukan kepentingannya dengan menjadi bagian dari tim yang mereka anggap berharga.

4. Tujuan⁄Cita-cita
Anda melihat pekerjaan sebagai pendekatan ke cita-cita Anda yang sebenarnya. Kelemahannya adalah, Anda lebih mungkin mengorbankan gaji dan waktu pribadi demi kepentingan untuk mencapai tujuan Anda. Pada tahun 2009, dua peneliti Amerika berbicara dengan para penjaga kebun binatang dari 157 kebun binatang dan menemukan bahwa mereka yang melihat pekerjaan itu sebagai “panggilan pribadi” lebih cenderung melihat pekerjaan mereka sebagai sesuatu yang sangat bermakna dan penuh arti (lihat poin 1, “keaslian”). Tetapi ini bahkan lebih benar bagi para "penjaga" kebun binatang yang merasa bahwa pekerjaan mereka membuat mereka semakin dekat ke suatu tujuan.

5. Kepemilikan
Ini bukan apa yang Anda lakukan, tetapi dengan siapa Anda melakukannya. Ada dua cara halus yang dapat Anda digunakan. Entah Anda bekerja dengan kolega dalam suatu grup yang memiliki rasa identitas dan nasib bersama, yang menghasilkan suasana “kita bersama”. Atau tim Anda sangat erat, yang menghasilkan lingkungan kerja yang terasa seperti keluarga.

6. Transendensi
Pekerjaan Anda adalah tentang pengorbanan untuk tujuan yang lebih besar. Alih-alih menarik makna dari kontrol (lihat poin 2, “agensi”), di sini makna diperoleh melalui ketergantungan pada sesuatu yang lain. Mungkin Anda mengikuti seorang pemimpin karismatik yang memesona, misalnya, atau didedikasikan untuk tujuan spiritual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.